Home
Dahsyat Smudama di Ciwidey
- Details
- Category: Berita
- Published on Friday, 07 October 2011 03:49
- Written by Arul
- Hits: 256
DAHSYAT, bukan acara musik di sebuah stasiun TV swasta namun sebuah acara menarik bagi alumni SMA Negeri 2 Tinggimoncong (d.h SMUDAMA) untuk mempererat silaturahim serta sebagai sarana liburan bersama setahun sekali. Acara ini berlangsung pada tanggal 1-2 Oktober 2011 di Villa Adrin, Ciwidey Bandung.

Ini adalah Dahsyat kali kedua yang dilaksanakan oleh IKA SMUDAMA Wilayah II (meliputi Banten, Jakarta dan Jabar) setelah pada tahun 2010 dilaksanakan di Lembang, Jabar. Lebih dari 70 orang alumni yang menetap di Wilayah II berpartisipasi pada Dahsyat ke-2. Bahkan hadir pula alumni domisili Banjarmasin (Muh. Zulkifli), Tarakan (Haniyyah Isman) dan Makassar (Cah Yani) yang terbang ke Jakarta khusus untuk Dahsyat ini. Angkatan yang datangpun beragam, dari Angkatan Pertama hingga Angkatan 13, alumni terbaru. Sebagai ketua panitianya adalah Lukman Farera dari Angkatan 10.
Villa Adrin, tempat acara ini berlangsung, tampil dengan kesan tradisional yang elegan dengan konstruksi rumah kayu yang sangat eksotik hingga memancing naluri alamiah pengunjungnya untuk menikmati sejuknya alam Ciwidey dan udara yang dulu pernah dinikmati semasa SMA di Desa Parigi, Tinggimoncong.

Malamnya diisi dengan ramah tamah antar alumni, dimulai dengan makan malam, kemudian dilanjutkan sesi perkenalan hingga diakhiri dengan diskusi mengenai SMUDAMA. Perkenalan dipandu oleh Kurniawan Setiadi (Angkatan 11, Wawan 11), sedangkan diskusi dimoderatori oleh Mukhtar Suyuti (Angkatan 3, Ammu'). Antusiasme alumni dalam diskusi ini memberikan ide segar dan meningkatkan semangat untuk ber-IKA Smudama jadi lebih tinggi serta motivasi untuk berbagi ide, manfaat dan kebersamaan.
Hal penting yang menjadi topik diskusi adalah follow-up Dahsyat tahun lalu yaitu pemberian bantuan buat siswa SMUDAMA dan pembuatan database Alumni. Wacana pembagian IKA Smudama Wilayah 2 menjadi dua IKA Smudama Jabodetabek dan IKA Smudama Bandung kembali diangkat dengan hasil mayoritas setuju membagi IKA Wilayah II berdasarkan pertimbangan lokasi, jumlah personil, jarak antara dua daerah tersebut dan adanya petunjuk dari IKA SMUDAMA Pusat. Diskusi juga membahas isu penting dan rekomendasi yang akan disampaikan ke IKA Smudama Pusat serta sumbangsih atau peran Alumni terutama alumni di wilayah ini untuk Smudama, guru, siswa, dan sesama alumni tentunya.
Dan tak lupa disepakati untuk menjadikan Acara Dahsyat ini sebagai kegiatan tahunan bersama antara wilayah setelah dibagi menjadi Jabodetabek dan Bandung, serta beberapa ide kegiatan lintas regional IKA Smudama tercetus yang bisa dilaksanakan oleh kedua wilayah tersebut.
Acara hiburan selanjutnya adalah api unggun dan bakar jagung yang diselingi dengan stand-up comedy dari Fajar Setiawan (Angkatan 6) hingga larut malam. Candaan mulai dari hal umum sampai dengan cerita-cerita lucu selama bersekolah di kampus Pangajiang.
Di sela-sela liburan kali ini juga diadakan game Warewolf yang dibawakan interaktif oleh Kurniawan Setiadi dan kawan-kawan yang lain yang dinikmati sangat antusias oleh peserta lainnya.
Sambil bernostalgia dan berkumpul bersama teman-teman, juga disertai diskusi dan sharing cerita-cerita sukses dan lucu, tak lepas tentunya semua tentang smudama, yang bikin haru, ketawa dan meninggalkan kesan yang mendalam di hati.
Dua hari untuk Dahsyat sepertinya tidak cukup untuk mengobati kangen dan bernostalgia bersama, namun liburan sekaligus silaturahim ini akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dari kedua wilayah IKA Smudama ini untuk tetap menjalin erat persahabatan dan kekeluargaan (Ar)

Foto : Koleksi para Alumni IKA Smudama Wilayah II

